Koperasi Harus Beradaptasi dengan Sistem Digital Koperasi

KOPERASI adalah badan usaha atau organisasi yang dimiliki dan dioperasikan oleh para anggotanya untuk memenuhi kepentingan bersama di bidang ekonomi.

Secara umum, koperasi dapat diartikan sebagai badan usaha yang dimiliki serta dikelola para anggotanya. Namun, ada pengertian lain dari koperasi menurut Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta. Menurutnya, koperasi adalah usaha kemenkop ukm bersama guna memperbaiki atau meningkatkan kehidupan atau taraf ekonomi berlandaskan asas tolong menolong.

 

Sejarah Awal Koperasi 

Sejarah Awal Koperasi Dunia

Berkembang sejak awal sejarah manusia sampai pada awal Revolusi Industrial di Eropa pada akhir abad 18 dan selama abad 19, sering disebut sebagai Koperasi Historis atau Koperasi Pra-Industri. Koperasi Modern didirikan pada akhir abad 18, terutama sebagai jawaban atas masalah-masalah sosial yang timbul selama tahap awal Revolusi Industri.

Sejarah Awal Koperasi Indonesia

Di Indonesia, ide-ide perkoperasian diperkenalkan pertama kali oleh Patih di Purwokerto, Jawa Tengah, R. Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 mendirikan sebuah Bank untuk Pegawai Negeri. Cita-cita semangat tersebut selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode.

Pada tahun 1908, Budi Utomo yang didirikan oleh Dr. Sutomo memberikan peranan bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Tahun 1915 dibuat peraturan Verordening op de Coöperatieve Vereeniging, dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperative.

Pada tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang Islam, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusaha-pengusaha pribumi. Kemudian pada tahun 1929, berdiri Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi. Hingga saat ini kepedulian pemerintah terhadap keberadaan koperasi nampak jelas dengan membentuk lembaga yang secara khusus menangani pembinaan dan pengembangan koperasi.

 

Baca Juga: 6 Keunggulan Aplikasi Berbasis Web untuk Koperasi

 

Pasang Surut Kondisi Koperasi

Setelah Kongres Koperasi I Tahun 1947 sampai saat ini koperasi mengalami pasang surut, masa keemasan koperasi dahulu seharusnya mampu mengantarkan lembaga ekonomi kerakyatan ini mengakar di masyarakat Indonesia. Sejatinya wadah ekonomi rakyat koperasi mampu menjadi penyangga perekonomian nasional apabila usaha mikro kecil dan menengah yang menjadi anggotanya, masyarakat dan pemangku kepentingan dapat bersinergi menjadi kekuatan bersama untuk mengembangkan koperasi.

Dalam perkembangannya koperasi Indonesia mengalami pasang surut. Pemerintah telah berulang kali merevisi undang-undang (UU) koperasi untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Pada masa orde baru, koperasi mengalami puncak kejayaan melalui kehadiran Badan Usaha Unit Desa/Koperasi Unit Desa. Berkembang sejak 1970-an, Koperasi Unit Desa menjelma menjadi unit penggerak perekonomian bagi desa-desa di Indonesia. Sejak saat itu jumlah koperasi secara nasional mencapai ribuan.

Kondisi Koperasi Saat Pandemi

Kegiatan pendataan koperasi yang sebelumnya menggunakan cara tradisional atau manual saat pandemi mengalami beberapa kendala. Pasalnya ada kebijakan kerja dari rumah dan pembatasan interaksi langsung. Hal tersebut membuat pemerintah memaksa segala bidang untuk mampu mensinkronisasi bidang usahanya dengan sistem digital

Keuntungan Menggunakan Sistem Digital Koperasi 

1.Transparansi penyaluran dana

Data penyaluran dana akan menjadi transparan. Nilai setoran, nilai pinjaman, nilai tabungan, akan dapat diketahui oleh kedua belah pihak, baik koperasi maupun nasabah.

2.Pengelolaan data internal yang lebih terstruktur

Bukan hanya data keuangan, informasi nasabah akan tertata rapi dan terorganisir dengan baik. Kasus kehilangan data pun akan dapat diminimalisir bila tercatat secara digital.

3.Pengelolaan keuangan yang dapat dipantau setiap saat

Jika menggunakan sistem digital, pengelolaan keuangan dapat dipantau 24 jam dimanapun Anda berada. Sehingga pemilik koperasi dapat melihat laporan perkembangan koperasi kapanpun.

 

Sudahkah koperasi Anda menggunakan sistem digital koperasi?

Bila belum dan Anda tertarik untuk menggunakan sistem digital koperasi

bisa coba demo aplikasi koperasi online demo.ekoperasi.co.id

Strategi Promosi Koperasi di Media Sosial

Strategi promosi koperasi di media sosial dapat menjadi cara yang efektif untuk membangun kesadaran, mendapatkan anggota baru, dan meningkatkan keterlibatan komunitas. Salah satu cara promosi di era digital adalah melalui media sosial. Namun, promosi di media sosial tidak semudah yang dibayangkan. Bagaimana koperasi dapat berpromosi melalui media sosial dengan sukses? Simak tips-tips di bawah ini.

 

Cari topik menarik dan dekat dengan sasaran pasar koperasi

Lakukan riset mengenai topik atau tema yang sesuai dengan sasaran pasar. Bisa menggunakan topik yang sedang viral atau banyak diperbincangkan. Kaitkan topik atau tema dengan koperasi. Topik yang sedang viral digunakan sebagai jembatan untuk menghubungkan koperasi dengan hal yangs sedang kekinian. Buat konten yang tidak berat, namun tetap menarik dan berdasar pada fakta.

Pergunakan media sosial yang tepat

Pilih media sosial yang tepat. Bila koperasi memiliki sasaran anak muda bisa menggunakan Instagram yang lebih berfokus ke visual (gambar atau video). Sedangkan untuk target usia menengah dan masih produktif, lebih banyak menggunakan Facebook yang dapat mencampurkan visual dan juga tekstual. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa Instagram menjadi pasar koperasi usia menengah dan masih produktif dan Facebook menjadi pasar usia muda.

Upload dokumentasi kegiatan 

Baik itu di Instagram maupun Faceook, mengunggah dokumentasi kegiatan maupun testimonial memiliki nilai kepercayaan yang lebih tinggi. Semakin maraknya koperasi fiktif semakin membuat orang-orang menjadi selektif di media sosial. Tentu dengan koperasi sering mengunggah dokumentasi kegiatan akan lebih membantu masyarakat sasaran untuk lebih percaya.

 

Itu tadi 3 tips sukses koperasi melakukan promosi di media sosial. Bagaimana menurut Anda? Bisa ceritakan pengalamannya di kolom komentar. Selain itu, metode ini juga dapat mengarahkan minat dan keahlian anak asuh dengan kelebihan yang dimiliki. Ingatlah bahwa kesuksesan strategi promosi koperasi di media sosial memerlukan waktu dan konsistensi. Selalu prioritaskan nilai bagi audiens Anda, dan jangan hanya fokus pada penjualan atau pemasaran langsung.

 

Info menarik lainnya kunjungi

ekoperasi.co.id

atau

Coba demonya langsung di

demo.ekoperasi.co.id

 

74% Responden Lebih Merasa Kehilangan Bila Kehilangan Data Penting

Microsoft melakukan survei secara online untuk mengetahui seberapa mengenal masyarakat dengan penyimpanan berbasis cloud. Diikuti oleh 481 responden dari empat negara Asia Pasifik, termasuk 171 responden dari Indonesia, survei ini menghasilkan:

85 persen responden menyimpan dokumen di cloud,
80 persen responden menyimpan foto pribadi di cloud.
76 persen responden mengakses layanan cloud dari perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.
74 persen responden merasa sangat kehilangan apabila kehilangan data penting seperti kontrak atau catatan keuangan.

Hasil survei di atas menunjukkan bahwa saat ini orang-orang akan merasa kehilangan bila data pentingnya hilang. Dan lebih dari 80% responden menyimpan data dokumen dan foto mereka di cloud.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sekarang ini orang-orang lebih menyukai penyimpanan berbasis cloud. Pasalnya data dapat tersimpan di sistem cloud dinilai lebih aman dibandingkan disimpan secara manual.

Walaupun perangkat hilang atau rusak, data tetap bisa diakses meskipun menggunakan perangkat lain.
Jadi, bagaimana? Masih ragu untuk menggunakan penyimpanan berbasis cloud di ekoperasi.co.id

Informasi selengkapnya bisa menghubungi admin kami melalui WhatsApp +62 821-1682-0007

Sumber: support.google.com

5 Fitur WhatsApp Business yang Membantu Koperasi

Sekarang ini telah hadir WhatsApp Business yang memungkinkan pemilik koperasi atau badan usaha terhubung dan berinteraksi dengan nasabah atau anggotanya.

Tentunya, WhatsApp menghadirkan fitur-fitur yang mampu menunjang kinerja WhatsApp Business seperti mengotomatisasi, menyortir, dan merespons pesan dengan cepat.

WhatsApp Business membantu koperasi untuk membuat pengiriman pesan secara profesional, membangun kepercayaan melalui profil bisnis, menanggapi nasabah atau anggota dengan mudah dengan balasan otomatis, mengatur daftar kontak, dan mempromosikan produk atau layanan secara pribadi dan langsung.

Koperasipun dapat memanfaatkan fitur-fitur WhatsApp Business untuk memaksimalkan pelayanannya. Berikut beberapa fitur yang dapat digunakan koperasi:

 

1.Profil Bisnis

WhatsApp Business dapat dipersonalisasikan berdasarkan informasi koperasi penggunanya seperti informasi kontak, alamat, hingga URL situs web. Karena itu, calon nasabah atau anggota dapat lebih mudah menemukan Anda, baik secara online maupun offline.

2.Label

Pengguna WhatsApp Bisnis dapat membuat dan menetapkan lead masuk ke dalam suatu label. Fitur label ini memungkinkan penggunanya untuk mengatur kontak dan menemukannya kembali dengan mudah dengan menggunakan fungsi filter. Fitur label bisa digunakan untuk melabeli chat nasabah atau anggota sebagai pengelompokkan seperti Calon Nasabah atau Nasabah 2023

3.Pesan otomatis

WhatsApp Business memungkinkan penggunanya mengirimkan pesan otomatis dan pengguna dapat menanggapi nasabah secara 24 jam sehingga calon nasabah atau anggota merasa tidak diabaikan.

Pesan otomatis juga dapat membuat ucapan selamat datang kepada pendaftar baru sehingga dapat membantu koperasi untuk memberikan informasi pengantar tentang koperasi.

3.Balas Cepat

Melalui fitur balas cepat (quick reply), Anda tidak perlu lagi menuliskan chat atau pesan di WhatsApp (WA). Anda tinggal mengetikkan garis miring (/) lalu memilih daftar chat/pesan yang sudah terpampang di layar Smartphone atau HP. Sebelum mengirimnya, Anda juga bisa mengedit terlebih dahulu atau memberikan emoticon jika menghendaki.

4.Katalog

Fitur katalog produk membantu pelaku sekolah untuk mengenalkan program-program yang ada di koperasi. Katalog juga dapat ditautkan ke media sosial sehingga membantu calon nasabah atau anggota menemukan koperasi Anda dan menghubungi Anda secara langsung untuk proses pendaftaran.

Itu tadi 5 fitur WhatsApp yang dapat membantu koperasi dalam memaksimalkan pelayanannya. Semoga bermanfaat 🙂

 

Info menarik lainnya kunjungi

ekoperasi.co.id

atau

Coba demonya langsung di

demo.ekoperasi.co.id

6 Keunggulan Aplikasi Berbasis Web untuk Koperasi

Seiring dengan perkembangan zaman, aplikasi berbasis desktop sudah mulai ditinggalkan. Sekarang ini masyarakat sudah mulai beralih ke aplikasi berbasis website. Lalu apa keunggulan aplikasi berbasis web Simak penjelasan berikut:

1.Mudah Dikembangkan

Dengan bahasa pemrograman yang sangat banyak, maka perkembangan sebuah aplikasi menjadi lebih mudah. Apabila nantinya ada pembaharuan, maka Anda tidak perlu update aplikasi. Pengembang aplikasi akan meng-update melalui server dan semua user akan langsung mendapat aplikasi web yang terbaru.

 

2.Mudah Diakses

Aplikasi berbasis web sangat mudah untuk diakses karena tidak perlu instal aplikasi seperti di gawai untuk membukanya. Cukup membutuhkan jaringan internet, Anda dapat mengakses aplikasi melalui browser.

 

3.Diakses di Berbagai Perangkat

Tidak terbatas pada PC saja, aplikasi web dapat diakses melalui gawai ataupun tablet yang memiliki koneksi internet. Sehingga memudahkan pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

 

4.Responsive

Maksud dari responsive disini adalah tampilan dalam aplikasi akan menyesuaikan dengan perangkat. Jadi, tampilan aplikasi tidak berubah meskipun perangkatnya berbeda.

 

5.Murah dan Powerful

Saat menggunakan aplikasi dan perangkat lunak berbasis desktop, maka perlu mempertimbangkan dari segi kekuatan mesin yang digunakan. Terkadang pembaruan aplikasi membutuhkan kemampuan pada hardware.
Tentu saja hal ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Berbanding terbalik kita menggunakan aplikasi website yang dapat diakses di berbagai perangkat. Hal tersebut terjadi karena aplikasi berbasis web lebih ringan dibandingkan dengan aplikasi desktop.

 

6.Hemat Penyimpanan

Aplikasi website tidak menghabiskan penyimpanan pada perangkat Anda karena langsung terhubung ke penyimpanan cloud. Maksud dari penyimpanan cloudadalah media penyimpanan file berbasis daring atau digital yang mengandalkan koneksi internet untuk akses data. Hal itu, tentu memudahkan staf karena tidak perlu lagi menyimpan data secara manual, semua akan tersimpan dalam sistem.

 

Salah satu aplikasi berbasis web yang dapat memudahkan kegiatan mengatur manajemen di koperasi adalah eKoperasi. Pada dasarnya keunggulan aplikasi berbasis web eKoperasi adalah memiliki notifikasi WhatsApp, laporan keuangan, serta android anggota. Sehingga, anggota dapat memantau informasi pengajuan dan dan laporan pinjaman, simpanan, pembayaran.

 

Bila Anda tertarik dengan eKoperasi, Anda dapat coba demo aplikasi secara gratis di demo.ekoperasi.co.id.

 

Informasi selengkapnya bisa menghubungi admin kami melalui WhatsApp +62 821-1682-0007

Tim CS kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!